Lebih baik melafalkan doa untuk orang sakit dengan doa khusus yang diajarkan oleh nabi Muhammad ketika mengunjungi orang sakit. Sumber : suhupendidikan.com

Dianjurkan untuk membaca doa untuk orang sakit tujuh kali sesuai dengan Sunnah.
Bacaan doa untuk orang sakit

Doa-Untuk-Orang-Sakit

Bacaan doa untuk pasien Arab

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِهُ وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءًللي
Bacaan doa untuk pasien Latin

“Allahumma Rabbannaasi Adzhibil Ba’sa Wasy Fihu, Wa Antas Syaafii, Laa Syifaa-a Illa Syifaauka, Syifaa-An Laa Yughaadiru Saqomaa”.
Arti doa untuk orang sakit

“Hilangkan kesulitan atau penyakit, ya Tuhan manusia. Sembuhkanlah, kamu yang menyembuhkan. Taka dari penyembuhan, kecuali penyembuhanmu. Penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (HR. Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Dawud, Ibnu Majah dan lainnya).

Dengarkan dan baca: Keutamaan Sura Yasin

Arti doa untuk orang sakit

Doa untuk orang sakit di atas mengandung makna yang berbeda, yaitu:

  1. Dari bacaan “Asy-Syafi’i”

Asy-Syafii (الشَّافِي) yang berarti “The Most Healing”.

Arti dari bacaan ini adalah meminta Tuhan untuk bersedia menyembuhkan rasa sakitnya, keletihannya dan siksaannya dengan menyebutkan nama baiknya.

  1. Dari bacaan “Antas Syaafii, Laa Syifaa-a Illa Syifaauka”

Bacaan “Antas Syaafii laa syifaa’a illa syifaauka” (أَنْتَ الشَّافِي لاَ فَآءَ إِلاَّ فَاؤُكَ) yang berarti “Kamu adalah tabib paling banyak. Tidak ada obat, kecuali penyembuhanmu”.

Doa Untuk Orang Sakit

Dari bacaan ini berarti meyakinkan bahwa pada kenyataannya tidak ada yang dapat menyembuhkan penyakit, kecuali hanya Allah, karena hanya Tuhan yang menyediakan penyembuhan.

Allah berfirman dalam surat Al-Quran Asy-Syu’araa sekitar 80:

وَ اِذَا مَرِضۡتُ فَہُوَ یَشۡفِیۡنِ

Ini berarti:

“Dan, jika aku sakit, Dialah yang menyembuhkanku.” (Surat ash-Syu’araa sekitar 80).

  1. Membaca “Syifaa’a laa yughaadiru saqaman”

Seperti membaca “Syifaa’a laa yughaadiru saqaman” (شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا) yang berarti “Penyembuhan tanpa rasa sakit”.

Arti dari bacaan ini adalah untuk menekankan kembali bahwa penyembuhan yang diperlukan oleh-Nya adalah penyembuhan mutlak, penyembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.

Dia berdoa demikian karena kadang-kadang dia dapat pulih dari penyakit, tetapi penyakit lain timbul lagi.

Anda juga dapat membaca doa berikut ini sekali:

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْ94

Ini berarti:

“Aku memohon kepada Allah, yang terbesar, Rabb Arsy yang agung, untuk berharap untuk menyembuhkanmu.” (HR. Bunda Dawud dan Tirmidzi dengan sahad otentik).

Doa yang disebutkan di atas menyiratkan memohon kepada Tuhan dengan keagungan-Nya, yaitu, bahwa Dia adalah yang terbesar dalam esensi-Nya dan dalam sifat-sifat-Nya, Rabb Arsy agung yang berkenan untuk menyembuhkan penyakit.

Pemulihan yang cepat dari penyakit fisik, jika ditakdirkan untuk sembuh. Atau penyembuhan dari penyakit mental dan bertahan hidup dari semua penyakit.

Ketika Anda berdoa, itu harus disertai dengan bagian tubuh yang sakit. Ini seperti yang diajarkan oleh nabi Muhammad.

Diceritakan oleh Aisha, dia berkata:

“Jika dia menemukan salah satu dari kita mengeluh tentang penyakit itu, dia menggosoknya dengan tangan kanannya dan kemudian berkata” Hilangkan kesedihan, atau Rabb man … “(HR.Muslim).

Selain berdoa untuk kesembuhan orang sakit, Anda jangan lupa untuk meminta orang sakit itu berdoa. Karena doa orang sakit pada saat itu sangat diperlukan.

Nabi Muhammad berkata:

“Jika kamu pergi ke seseorang yang sakit, mintalah dia untuk mendoakanmu, karena dalam kenyataannya doanya seperti doa malaikat.” (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Sunni dengan sanad otentik).