Rasa terbakar atau sensasi terbakar pada vagina adalah masalah umum yang sering terjadi pada wanita. Penyebab vagina juga tampak bervariasi, seperti iritasi, infeksi menular seksual dan berbagai masalah lainnya. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa cara mengatasi masalah vagina yang terasa panas dan terbakar.

Cara Mengatasi Vagina yang Terasa Panas Seperti Terbakar

Melebihi vagina yang panas dan terbakar harus sesuai dengan penyebabnya. Karena itu, perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Namun, karena perasaan ini tidak jarang hadir di tengah-tengah aktivitas, ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meringankan perasaan ini.

Gunakan paket dingin

Salah satu cara untuk mengatasi sensasi panas yang dirasakan di vagina Anda adalah dengan mengompres area dengan kompres dingin.

Vagina yang panas dan menyakitkan kemungkinan besar akan tenang dengan kompres dingin. Namun, cobalah untuk tidak menempelkannya pada kulit Anda untuk waktu yang lama.

Untuk membuat bungkusan dingin, Anda bisa menggunakan es batu atau air dingin. Saat menggunakan es batu, jangan menempelkannya langsung ke kulit vagina.

Bungkus es batu terlebih dahulu dengan handuk bersih. Jadi tempelkan pada bagian yang terasa sakit. Namun, jika Anda menggunakan air dingin, cukup celupkan handuk bersih dan peras, lalu masukkan ke dalam vagina.

Anda bisa mengompres area vagina yang terasa panas dan terbakar selama 2 hingga 3 jam. Namun, cobalah untuk tidak menyerangnya selama lebih dari 20 menit dalam kompres.

Aplikasi Vaseline

Sensasi panas yang dirasakan di vagina biasanya dimulai di daerah kering, sehingga lebih rentan menyebabkan iritasi dan jamur.

Untuk membuat vagina Anda lebih terhidrasi dan mengatasi panas, Anda bisa menggunakan Vaseline. Ingat, penggunaannya hanya didedikasikan untuk area vagina eksternal, bukan di dalam.

Vaseline adalah minyak mineral yang dapat bekerja sebagai pelembab karena ia menciptakan perlindungan dari bakteri yang dapat menyebabkan infeksi.

Bahkan, minyak mineral ini juga direkomendasikan oleh American Academy of Dermatology untuk mengobati iritasi.

Namun, yang terbaik adalah berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum menggunakan Vaseline untuk mengobati vagina yang panas.

Jaga kebersihan vagina

Selain menggunakan Vaseline dan kompres dingin, Anda juga perlu menjaga kebersihan untuk mengatasi vagina yang panas.

Misalnya, menggunakan celana dalam katun yang tidak terlalu ketat. Selain itu, ada saran lain untuk menjaga vagina tetap bersih dan mengurangi sensasi terbakar, seperti:

  • Hindari penggunaan pembalut wanita, kertas toilet, krim dan sabun yang mengandung wewangian.
  • Setelah BAB, bersihkan area anal dalam arah dari depan ke belakang.
  • Bersihkan area luar vagina dengan sabun dan air tanpa pewangi, paling banyak sekali sehari.
  • Jika terlihat gatal, cobalah untuk tidak menggaruknya karena akan memperburuk sensasi terbakar.
  • Gunakan kontrasepsi, seperti kondom, untuk mengurangi risiko infeksi menular seksual selama berhubungan seks.

Baca Juga :